pariwisata kota surabaya

Wiyang Hanya Dituntut 5 Bulan Penjara

  Dibaca : 363 kali
Wiyang Hanya Dituntut 5 Bulan Penjara
space ads post kiri

* Pengendara Lambhorgini Maut

Terdakwa Wiyang Lautner pengendara mobil Lambhorgini maut hanya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Feri Rahmat 5 bulan penjara, Senin (15/3) di Pengadilan Negeri Surabaya. Ringannya tuntutan JPU ternyata tidak sebanding dengan korban tewas dan dua luka berat.

Surat tuntutan itu dibacakan dalam persidangan di ruang sidang sari PN Surabaya, Senin (15/3). Adanya perdamaian dan pembiayaan kehidupan bagi  anak-anak korban merupakan faktor meringankan tuntutan jaksa.

“Menuntut terdakwa Wiyang Lautner dengan pidana penjara selama 5 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” ucap Jaksa Feri saat membacakan surat tuntutannya.

Tuntutan tersebut nampaknya masih belum pantas bagi Wiyang dan Tim Pengacaranya. Mereka menyatakan mengajukan nota pembelaan atau pledoi, yang akan dibacakan pada persidangan berikutnya.

Usai persidangan, Ronald Napitupulu selaku pengacara Wiyang mengatakan, tuntutan jaksa masih terlalu berat, karena itu pihaknya akan mengajukan pledoi. “Masih berat, karena sudah ada damai dari para korban,” ujar Ronald saat dikonfirmasi.

Wiyang Lautner saat menunggu giliran sidang di PN Surabaya

Wiyang Lautner saat menunggu giliran sidang di PN Surabaya

Seperti diketahui, kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, pada Minggu pagi, 29 November 2015. Waktu itu, Lamborghini melaju bersama Ferrari merah tiba-tiba oleng ke kiri dan menyeruduk warung STMJ di sisi kiri jalan.

Akibatnya, Kuswarijono (51), tewas di lokasi akibat diseruduk Lamborghini. Sementara itu, dua orang lain, Mujianto (45), dan Srikanti (41), mengalami luka-luka. Pengemudi Lamborghini, Wiyang Lautner didakwa Pasal 310 ayat (2) dan (4) UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (and)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional