pariwisata kota surabaya

Rawan Radikalisme, Kapolda Jatim Cegah dengan Tiga Pilar

  Dibaca : 316 kali
Rawan Radikalisme, Kapolda Jatim Cegah dengan Tiga Pilar
Kapolda Jawa Timur, Irjen Anton Setiadji
space ads post kiri

Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak kelompok radikal. Sehingga tak heran apabila penggerebekan terduga teroris beberapa kali terjadi di Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji mengakui, wilayahnya banyak yang rawan dimasuki kelompok radikal, seperti di Batu, Lamongan, Madiun, Mojokerto, dan Magetan.

“Terus terang daerah rawan di Jawa Timur banyak sekali,” ujar Anton di Mapolda Jawa Timur, Selasa (15/3).

Anton mengungkapkan, paham radikal mudah masuk di daerah yang masyarakatnya terkucilkan. Misalnya di Lamongan. Sedangkan, modus yang digunakan pun terus mengalami perkembangan. Terdapat satu pola yang mudah diterima masyarakat yaitu dengan berkedok bakti sosial.

Untuk itu, kata Anton, pihaknya mengandalkan tiga pilar utama untuk mencegah masuknya paham radikal. Tiga pilar tersebut yaitu, Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa. Melalui tiga pilar tersebut, sosialisasi anti radikalisme rutin dilaksanakan.

Saat ini, lanjutnya, baru dengan ceramah di kegiatan seminar merupakan cara yang digunakan untuk menangkal paham radikalisme. Di samping itu, Anton terus memantau mantan terpidana teroris.

Jenderal bintang dua itu mengaku, setiap dua bulan bertemu dengan mantan terpidana teroris terutama eks kelompok Lamongan. “Bahkan memberikan bantuan untuk mata pencaharian,” Anton menambahkan.

Mabes Polri saat ini menggencarkan sosialisasi antiradikalisme hingga di tingkat polres. Hal tersebut sebagai bentuk pencegahan munculnya aksi terorisme. (han/and)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional