pariwisata kota surabaya

Pakde Karwo Komitmen Perkuat Keamanan

  Dibaca : 236 kali
Pakde Karwo Komitmen Perkuat Keamanan
Gubernur Jawa Timur saat bersama Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan
space ads post kiri

Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo berkomitmen untuk memperkuat keamanan di Jatim. Tiga kunci utama yang menjadi perkuatan keamanan di Jatim yakni Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa.

Pemprov Jatim berkomitmen untuk memperkuat keamanan guna menciptakan situasi yang aman dan nyaman sehingga kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan pembangunan dapat meningkat,” ujarnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, di Grand City, Surabaya, Rabu (16/3).

Pakde Karwo sapaan akrabnya menjelaskan, perkuatan komitmen keamanan di daerah tersebut sesuai dengan implementasi dari Nawa Cita dari Presiden Jokowi-Jk yang dilakukan di Jatim dengan menghadirkan kembali negara untuk melindungi bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warganya.

Ia mengatakan, implementasi Nawa Cita di Jatim dijabarkan dengan baik oleh Pemprov Jatim dengan menempatkan negara harus hadir untuk melindungi dan memberi rasa aman kepada seluruh warga negara. Langkah tersebut menjadi syarat utama berjalannya proses pembangunan.

Pakde Karwo dalam paparannya mengatakan, Pemprov Jatim beserta forkopimda terus berupaya melakukan deteksi dini terkait potensi konflik di masyarakat. Aman dan nyaman jadi kunci utama jalannya pembangunan.

Dihadapan ribuan ribuan peserta yang hadir, Pakde Karwo menjelaskan, bahwa dalam penanganan konflik terdapat dua pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah.

Pertama, konflik yang bersumber dari keagamaan harus diatasi dengan pendekatan secara agama dan kultural. Sedangkan, konflik yang disebabkan oleh kebijakan pemerintah dilakukan pendekatan struktural.

Di Jatim, konflik masyarakat yang bernuansa keagamaan meliputi penolakan terhadap kelompok keagamaan tertentu, penolakan pendirian tempat ibadah agama tertentu hingga penolakan terhadap aktifitas agama tertentu.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional