pariwisata kota surabaya

Gus Ipul Usulkan Konsep Kedaulatan Pendidikan

  Dibaca : 105 kali
Gus Ipul Usulkan Konsep Kedaulatan Pendidikan
Saifullah Yusuf saat hadiri acara paparan program Dinas Pendidikan Prov Jatim.
space ads post kiri

Wagub Jatim, Drs. Saifullah Yusuf mengusulkan konsep kedaulatan pendidikan yang terdiri dari 3 unsur penting, yakni kesejahteraan guru, pendidikan dan keterdidikan, serta biaya murah.

Usulan tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Paparan Program Kerja Dinas Pendidikan TA. 2016 di Kantor Dinas Pendidikan Prov. Jatim, Jalan Gentengkali Surabaya, Rabu (16/03).

Menurut Gus Ipul, sapaan akrabnya, kesejahteraan guru perlu diperhatikan mengingat perannya penting dalam keberlangsungan proses belajar mengajar.

Selanjutnya, pendidikan dan keterdidikan harus terjamin karena itu merupakan hak warga negara. Selain dua hal tersebut, biaya pendidikan harus diminimalkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengenyam dunia pendidikan.

“Beberapa survei menyampaikan bahwa lebih dari 50% kesuksesan pendidikan tergantung dari guru. Jadi sudah seharusnya kualitas guru menjadi perhatian,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai program Gubernur Jatim, saat ini yang harus dikembangkan adalah pendidikan vokasional atau kejuruan. Salah satu prioritasnya adalah memperbanyak jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jatim.

“Hal ini penting, terkait dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dengan konsep Human Capital dimana menekankan pendidikan pada pengetahuan, keterampilan dan inovasi”, tambahnya.

Gus Ipul juga mengusulkan agar konsep SMK mini dikembangkan di pondok-pondok pesantren di Jatim. Hal ini untuk mendorong pendidikan yang ada di pesantren lebih maju lagi.

Santri telah mendapat pendidikan akhlak yang bagus dari pesantren, tinggal kita dorong untuk keterampilannya melalui SMK mini,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jatim, Dr. Syaiful Rachman, MM, M.Pd, menyampaikan bahwa program Dinas Pendidikan Prov. Jatim dibagi menjadi dua, yakni program prioritas utama dan program prioritas.

Program prioritas utama terdiri dari Bosda Madrasah Diniyah (Bosda Madin), Program Wajib Belajar Pendidikan Menengah 12 tahun, dan Pengembangan Pendidikan Kejuruan.

Selanjutnya, program prioritas terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar 9 Tahun, Pendidikan Menengah, Pendidikan Non Formal dan Informal, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK).(har)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional