pariwisata kota surabaya

Waduh, Lahan Pertanian di Surabaya Tinggal 1.400 Hektar

  Dibaca : 157 kali
Waduh, Lahan Pertanian di Surabaya Tinggal 1.400 Hektar
space ads post kiri

Lahan pertanian di Kota Surabaya tinggal 1.400 hektar. Dikhawatirkan 20 tahun ke depan, sudah tidak ada lagi areal pertanian di Kota Pahlawan.

Sebagai langkah untuk semakin menghilangnya areal pertanian di Kota Surabaya, Dinas Pertanian Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan pengolahan 200 hektar lahan tidur dan dipersiapkan sebagai lahan pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Surabaya Djoestamadji mengatakan, Setiap tahunnya penyusutan lahan mencapai 75 hektar. Jika tidak dipertahankan, maka 15 hingga 20 tahun ke depan, bakal habis. Lahan pertanian di Surabaya sudah banyak terhimpit dengan banyaknya pemukiman dan sentra niaga.

Kebanyakan sawah yang tersebar di sebagian Surabaya Timur, Surabaya Barat dan Selatan kebanyakan adalah tadah hujan. Di kawasan Ketintang, sawah dibebaskan untuk perumahan mewah.

Kondisi yang sama terjadi di Kecamatan Lakarsantri dan Kecamatan Sambikerep. Sawah dan ladang yang produktif tersebut sekarang berdiri kompleks perumahan mewah milik PT Ciputra.

Bahkan sebagian tanah produktif tersebut sudah dikuasai pengembang. Karena masih ada yang belum dibangun, warga di sana akhirnya memanfaatkan untuk ditanami holtikultura.

“Sebagian lahan yang masih tersisa sekarang ini sudah dikuasai pengembang. Berhubung belum dibangun oleh pengembang, maka lahan pertanian tersebut masih bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk ditanami berbagai tanaman, dari padi hingga holtikutura,” ungkap Djoestamadji.

Djoestamadji menambahkan, untuk mempertahankan luasan yang masih tersisa, pihaknya sedang melakukan pengkajian. Tujuannya jika dimungkinkan ada payung hukum untuk mempertahankan areal pertanian di tengah gencarnya pembangunan pemukiman dan sentra niaga.

“Kami akan koordinasi dengan Bappeko untuk bisa mencari celah agar nantinya dibuatkan raperda agar areal pertanian yang masih tersisa itu bisa dipertahankan,”tambahnya. (hyo)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional