pariwisata kota surabaya

Rencana Pembunuhan Salim Kancil dan Tosan Sudah Diketahui Polisi

  Dibaca : 356 kali
Rencana Pembunuhan Salim Kancil dan Tosan Sudah Diketahui Polisi
space ads post kiri

* Sidang Lanjutan Aktivis Anti Tambang

Aiptu Sigit Pramono, Babinkamtibmas Polsek Pasirian, Lumajang, mengaku mengetahui rencana pembunuhan terhadap dua aktivis anti tambang Lumajang, Salim Kancil dan Tosan.

Hal itu diungkapkan Sigit saat menjadi saksi dan dimintai keterangan dalam lanjutan sidang terkait kasus penganiayaan dan pembunuhan Tosan dan Salim Kancil di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (17/3).

Dalam keterangannya, Sigit mengatakan, sebelum peristiwa penganiayaan dan pembunuhan terjadi, ia sempat mendapat telepon dari Madasir, anak buah Kepala Desa Selok Awar-Awar, Haryono.

Dalam percakapan yang tak berlangsung lama itu, Madasir secara terang-terangan menyatakan niatnya untuk membunuh Tosan dan Salim Kancil.

“’Pak, sudah, pokoknya Tosan sekarang saya bunuh’. Begitu Madasir bilang ke saya. Tapi, saya larang dan saya nasehati agar jangan dibunuh,” tutur Sigit.

Tambah Sigit, niat untuk menghabisi dua nyawa aktivis anti tambang itu, diutarakan Madasir setelah adanya upaya mediasi yang dilakukan oleh Polsek Pasirian.

Mediasi yang terjadi pada 8 September 2015 itu mempertemukan dua kelompok, yakni kelompok pro-tambang di bawah pimpinan Kades Haryono dan kelompok antitambang diketuai Tosan.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional