pariwisata kota surabaya

2 Residivis Curanmor Ditembak

  Dibaca : 94 kali
2 Residivis Curanmor Ditembak
RESIDIVIS: 2 tersangka didor polisi. (han)
space ads post kiri

* Buronan Polres Malang Kota

Dua residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) spesialis rusak gembok rumah bersama satu temanya berhasil ditangkap dan diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Gubeng.

Tersangka yang telah beraksi di enam lokasi di Surabaya ini terpaksa harus diberi tindakan tegas, dengan cara ditembak di kaki sebelah kirinya. Sebab, saat dilakukan penangkapan, para tersangka mencoba untuk melarikan diri atau kabur dari hadapan petugas.

Kapolsek Gubeng, Kompol Edo Satya Kentriko mengungkapkan, tersangka MM pemuda asal Jl Klimbangan Gg 1 Surabaya ini merupakan seorang residivis kasus curanmor Polres Kota Malang.

MM tidaklah sendirian dalam menjalankan aksinya, namun bersama temannya yang bernama ZR pemuda asal Jagalan VIII. Mereka sudah beraksi di tiga wilayah hukum Polsek di Surabaya, yakni Polsek Gubeng, Polsek Genteng dan Polsek Mulyorejo.

Di wilayah hukum Polsek Gubeng sendiri, tersangka menjalankan aksinya di Jalan Juwingan I pada (11/10/2015) lalu, sepeda motor yang dicurinya yaitu Honda Vario warna hitam dan Honda Beat.

Kemudian di Jalan Gubeng Jaya gang I pada (10/2015) sepeda motor yang dicuri kembali adalah Honda Vario. Serta di Jalan Gubeng Kertajaya gg 9G (9/2015) adalah sepeda motor yang dicuri yaitu Honda Vario dan Honda Beat. “Bisa dikatakan sepeda motor yang dicuri kebanyakan adalah sepeda motor matic,” terangnya.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Mulyorejo tersangka beraksi di Perum Sutorejo (9/2015), sepeda motor yang dicurinya yakni Honda Vario. Kemudian, selang dua hari kemudian tersangka beraksi kembali di Perum Sutorejo lagi (11/2015), sepeda motor yang dicuri lagi-lagi yaitu Honda Vario.

Aksi terakhirnya di wilayah hukum Genteng tersangka beraksi di Jalan Peneleh 10 (3/2016), sepeda motor yang dicurinya kembali yakni yamaha Mio G berwarna merah.

Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka bergerak menjelang sholat shubuh, menyasar rumah yang pemiliknya sedang terlelap. Mereka kemudian merusak kunci gembok pagar dan mengambil motor dalam rumah korban. Aksi mereka tergolong rapi, tak jarang dalam satu tempat mereka membawa dua motor sekaligus.

Saat ditangkap di dekat rumah mereka, kedua tersangka mencoba untuk melarikan diri dari pengejaran petugas. Sehingga polisi terpaksa menembak kedua tersangka, setelah sebelumnya memberikan tembakan peringatan.

Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti yang digunakan para tersangka untuk melancarkan aksinya, yakni diantaranya berupa Sepeda motor Honda Beat warna putih, kunci letter L, tiga kunci astag, kunci dudukan astag, sarung tangan karet, dan sebuah bendel jimat isi potongan rambut serta kunci gembok rumah korban. “Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas kompol Edo.(han)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional