pariwisata kota surabaya

Ngutil HP Warga Perum UKA Benjut

  Dibaca : 405 kali
Ngutil HP Warga Perum UKA Benjut
RESIDIVIS: Tersangka Tony Wijaya dikawal anggota Polsek Benowo. (and)
space ads post kiri

Pura-pura bertamu, lalu  ngutil Handphone (HP), membuat Tony Wijaya (33) ditangkap Unit Crime Hunter Polsek Benowo Surabaya.

Warga Perumahan UKA Benowo Surabaya ini tertangkap oleh warga saat mengutil HP milik salah satu warga di Jalan Kandangan Jaya Tengah Surabaya.

            Pria residivis spesialis pencuri yang seluruh tubuhnya penuh tatto ini mengaku, saat itu dirinya berpura-pura bertamu, saat dipastikan rumah dijalan Kandangan Jaya Tengah tersebut sepi, ia lalu masuk dan mengembat HP Blackberry Gemini yang tergeletak diatas meja.

            Namun naas saat akan membawa lari hasil jarangannya tersebut, aksinya diketahui oleh sang empunya HP dan berteriak maling.Teriakan tersebut membuat warga berusaha mengejar dan berhasil mengamankan pelaku.

Bahkan tidak sedikit warga yang geram atas tingkah pelaku, hingga  melayangkan bogem mentah ke wajah Tony hingga memar.

Kepada petugas, bapak satu anak yang mengaku bekerja kuli pelabuhan ini mengaku, aksinya sudah yang kelima kalinya dan dirinya sebelumnya telah sering keluar masuk penjara dalam kasus yang sama.

            “Terpaksa curi HP karena penghasilan jadi kuli panggul di Perak agak sepi. Pernah beraksi di Tandes, Benowo, Menganti dan masuk penjara paling lama 1 tahun,” akunya Kamis (10/03).

            Kapolsek Benowo Kompol Sofwan, SH mengatakan, saat itu pelaku kepergok warga saat ketahuan mencuri HP disalah satu warga, dan berhasil diamankan oleh warga yang selanjutnya menghubungi anggota Crime Hunter Polsek Benowo.

“Pelaku sempat dihakimi oleh warga yang marah. Dan pelaku juga sering beraksi di banyak tempat dan sudah sering keluar masuk penjara,” imbuh Kompol Sofwan.

            Barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 unit Blakberry Gemini. Pelaku kini ditahan di penjara Polsek Benowo dan akan dijerat pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya hingga 7 tahun penjara. (and)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional