pariwisata kota surabaya

Peredaran Mihol Dilarang

  Dibaca : 94 kali
Peredaran Mihol Dilarang
space ads post kiri

* Hasil Pansus Raperda Mihol

Panitia khusus (Pansus) raperda minuman beralkohol (Mihol) telah sepakat untuk melakukan diskresi dengan melarang peredaran minuman alkohol. Keputusan itu  diambil setelah pihaknya mendengarkan aspirasi beberapa elemen masyarakat melalui public hearing.

Anggota Pansus Raperda Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol Binti Rohmah mengklarifikasi sikapnya yang berubah saat pembahasan Raperda Mihol.

Semula ia mendukung pembatasan dengan mengizinkan peredaran di Supermarket dan Hypermarket serta area tertentu lainnya, yakni di Hotel, restoran dan Bar, kemudian menolak total peredaran.

Bahwa voting awal dimana dirinya bersama lima orang anggota lain dari enam anggota Pansus Raperda Mihol menyatakan mendukung pembatasan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No. 6 Tahun 2015 tentang Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol masih merupakan proses pembahasan. Endingnya saat rapat pleno diputuskan itu.

Binti yang anggota Fraksi Partai Golkar itu menambahkan, sikapnya mendukung pelarangan mihol sesuai dengan sikap Fraksi dan partainya.

Sedangkan Plt Ketua DPC Partai Golkar M. Alyas mengakui, sikap anggota pansus Raperda Mihol dari Fraksi Partai golkar yang mendorong pelarangan peredaran selaras dengan sikap partai. “Fraksi Partai Golkar harus sesuai aspirasi masyarakat,” terangnya.

M. Alyas menyatakan  keputusan Golkar yang menolak peredaran minuman keras di Kota Surabaya merupakan bagian dari ihtiar politik amar makruf nahi munkar. “Namun, bagaimana persoalan nantinya di (rapat) paripurna dan gubernur, itu persoalan lain,” tandasnya. (hyo)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional