pariwisata kota surabaya

Dispendukcapil Rekam e-KTP di Sekolah

  Dibaca : 105 kali
Dispendukcapil Rekam e-KTP di Sekolah
space ads post kiri

Untuk mengejar target perekaman e-KTP 100 persen, Pemkot Surabaya akan melakukan upaya jemput bola. Dispendukcapil Surabaya tidak hanya menunggu warga untuk perekaman e-KTP tapi hari ini Senin (31/10) akan mendatangi SMA Negeri 1 Surabaya.

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan, warga Surabaya yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 90 persen dari total jumlah penduduk hingga Oktober 2016.

Sebab itulah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan menggelar perekaman e-KTP ke sekolah-sekolah di Surabaya. Terutama untuk memfasilitasi siswa yang baru masuk usia 17 tahun.

“Dulu sudah pernah dilakukan, sekitar tiga tahun lalu. Karena kami mengejar yang sepuluh persen itu, kami lakukan lagi sekarang,” ujarnya.

Rencananya, perekaman e-KTP di sekolah ini dimulai hari ini Senin (31/10). Sekolah yang akan dikunjungi petugas Dispendukcapil pertama kali, setelah tiga tahun silam, adalah SMA Negeri 1 Surabaya.

Senin pagi, petugas Dispendukcapil akan membawa peralatan rekam e-KTP ke sekolah di Jalan Wijaya Kusuma. Tidak hanya siswa yang baru menginjak usia 17 tahun, siswa yang berusia 16 tahun juga diajak untuk melakukan rekam e-KTP.

Suharto menjelaskan, kebijakan perekaman e-KTP bagi anak usia 16 tahun ini sudah termuat dalam regulasi dari Kementerian Dalam Negeri sejak lama. “Jadi, yang 16 tahun ini rekam dulu. Nanti baru dicetak kalau yang bersangkutan sudah berusia 17 tahun,” katanya.

Langkah jemput bola ini, kata pria yang biasa dipanggil Anang, bukan berdasarkan adanya dugaan atau data tentang dominasi usia pelajar yang belum merekam e-KTP.

“Kami belum tahu, apakah memang jumlahnya mendominasi yang 10 persen ini. Yang jelas, untuk usia yang baru 17 tahun termasuk dari 10 persen itu. Kalau yang 16 persen tidak pengaruh,” kata Anang.

Sementara Dispendukcapil melakukan perekaman e-KTP ke Sokolah SMA, Anang mengatakan, perekaman e-KTP ke rumah sakit maupun ke rumah warga yang sakit juga masih berlangsung. (hyo/ono)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional