pariwisata kota surabaya

Rutan Medaeng Sarang Narkoba

  Dibaca : 544 kali
Rutan Medaeng Sarang Narkoba
space ads post kiri

* BNN Temukan Ganja & Bong SS

Operasi gabungan, digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Timur, Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kemenkumham Jawa Timur dan Komando Garnisun Tetap III, Surabaya di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Surabaya di Kelurahan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (21/3) malam.

RAZIA: BNN gelar hasil temuan dari dalam Rutan Klas I Surabaya

RAZIA: BNN gelar hasil temuan dari dalam Rutan Klas I Surabaya

Operasi yang digelar sejak pukul 20.00 hingga 22.00 itu, petugas menemukan pisau atau sejenis cutter. Kemudian korek api gas, handphone (HP) dan gunting. Selain itu, juga menemukan ganja yang terbungkus kertas, tersimpan di bawah tempat tidur di ruang sel F15.

Ruang tahanan tersebut ditempati Edmond Gani dan Andi Saputro, yang langsung diamankan petugas. Petugas juga menemukan satu alat hisap sabu-sabu di ruang tahanan blok F 30, yang dihuni ada sembilan orang.

Kemudian, petugas juga menemukan satu kemasan tablet berisikan 15 butir pil. Pemeriksaan di blok W yang rata-rata dihuni tahanan wanita petugas hanya menemukan handphone saja.

Sementara di ruang tahanan blok C, petugas menemukan cutter, gunting, satu butir pil yang disembunyikan dibawah televisi.

Sekarang semua tesebut diamankan BNN Jawa Timur untuk dijadikan barang bukti. AKBP Bagijo, Kabid Pemberantasan dan Penindakan BNN Provinsi Jawa Timur mengatakan, penggeledahan yang dilakukan itu ada tiga blok, pertama F, kedua C, kemudian W. Semua blok tersebut digeledah secara teliti petugas.

“Kita juga melakukan tes urine untuk para tahanan. Tapi, hanya contoh saja pengambilannya secara acak, dan menemukan sembilan orang positif, diindikasikan menggunakan narkoba. Tujuh merupakan laki-laki dari penghuni tahanan yang ada di blok F, dua adalah perempuan yang ada di blok W,” kata AKBP Bagijo, Senin (21/3) malam.

Kepala Rutan ( Rumah Tahanan) Klas 1 Surabaya di Medaeng, Bambang Irawan menyatakan, pihaknya mengaku secara rutin juga melakukan Razia Narkoba selama dua pekan sekali.

Ketika ditanya terkait adanya temuan barang yang seharusnya tidak ada dalam sel tahanan dirinya menduga bahwa ganja dan bong itu masuk ke Rutan ketika Napi sedang menjalani sidang atau dilakukan pengunjung saat membesuk napi.

“Semua barang temuan itu nantinya akan diselidiki lebih lanjut darimana berasal dan milik siapa, termasuk hasil tes urine narkoba  secara acak terhadap 9 napi. Yakni 7 pria dan 2 wanita yang  positif  narkoba,” pungkas Bambang.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, Brigjend Polisi Sukirman menyatakan,  dari hasil tes Urine yang dilakukan sementara diketahui sembilan Narapidana, diantaranya 7 laki-laki dan 2 perempuan sudah dinyatakan positif narkoba.

“Selain narapidana yang sementara dinyatakan positif narkoba, petugas juga menemukan ganja  dan bong atau alat hisap shabu serta barang-barang yang seharusnya tidak boleh berada dalam sel tahanan napi,” tegasnya.

Seperti HP Charger serta benda tajam, semua temuan termasuk hasil tes urine akan diselidiki lebih lanjut. Sebagai wujud keseriusan untuk memerangi Narkoba selain Rutan dan Lapas, BNN juga akan menyasar tempat lain yang ditengarai rentan menjadi lokasi peredaran narkoba, seperti hiburan malam dan  rumah karaoke  serta diskotik. (hir/han)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional