pariwisata kota surabaya

Dugaan Korupsi Block Office Batu Naik ke Level Penyidikan

  Dibaca : 300 kali
Dugaan Korupsi Block Office Batu Naik ke Level Penyidikan
space ads post kiri

Dugaan Korupsi Block Office Batu Naik ke Level Penyidikan

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim akhirnya menaikkan status penanganan dugaan korupsi penyelewengan pengadaan tanah untuk komplek perkantoran atau gedung terpadu (block office) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Batu ke level penyidikan.

Naiknya status penyelidikan ke penyidikan ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Richard Marpaung. Dijelaskan Richard, Kejaksaan telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) nomor Print-20/0.5/Fd.1/01/2017 tertanggal 11 Januari 2017, atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah untuk komplek perkantoran Pemkot Batu tahun 2009.

“Sprindik kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk komplek perkantoran Pemkot Batu resmi dikeluarkan Rabu hari ini,” kata Richard Marpaung, Rabu (11/1).

Ditanya perihal tersangka dalam kasus ini, Richard mengaku, masih dalam sprindik umum atau belum ada penetapan tersangkanya. Namun, pihaknya menegaskan dalam kasus Block Office penyidik sudah menemukan perbuatan melawan hukumnya.

Ketika disinggung mengenai kerugian negara pada proyek senilai Rp 38 miliar itu, Richard enggan merincikan dengan alasan masih dalam perhitungan.

“Kerugian dari pengadaan tanahnya pasti ada. Begitu juga perbuatan melawan hukumnya juga ada. Jadi untuk kerugian pasti keuangan negaranya masih dihitung,” ungkap Richard.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sambung Richard, penyidik menemukan adanya perbuatan melawan hukum dan kerugian negara dari kasus ini. Tapi, setelah dikeluarkannya sprindik umum, Richard mengaku penyidik masih mencari bukti-bukti terkait pihak yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional